Mengenali index Jurnal Thomson, Scopus dan Microsoft Akademik Search

Mengenali index Jurnal Thomson, Scopus dan Microsoft Akademik Search

Jurnal Thomson, Scopus dan Microsoft akademik adalah daftar jurnal internasional bereputasi. Bagi seorang akademisi, kebutuhan akan pembuatan karya ilmiah harus dilakukan guna menaikkan pangkat dalam jenjang kariernya. Jurnal ini juga telah diakui oleh Dikti yang pastinya bisa digunakan secara bebas oleh kelompok akademisi yang memerlukan referensi untuk mendukung karya ilmiahnya.

Kebanyakan yang menggunakan index ini adalah para dosen yang menginginkan kenaikan pangkat. Jika mencari referensi, bisa lewat index jurnal-jurnal tersebut. Hati-hati dengan index jurnal yang telah diblacklist, jika Anda menggunakannya maka karya ilmiah yang Anda buat tidak sah dan diterima oleh bidang akademik. Harus ada kriteria tertentu agar sebuah karya ilmiah bisa dengan mudah diterima.

Daftar jurnal internasional bereputasi 


Jika Anda belum tahu, daftar jurnal internasional bereputasi itu sangat berpengaruh pada orang yang bekerja di bidang akademik jika ingin mendapat penghargaan dan bisa menaikkan nama serta jabatannya memang diharuskan untuk membuat jurnal dan jurnal tersebut terdaftar pada salah satu jenis jurnal Thomson, Scopus, dan Microsoft Akademik.

Ini berlaku untuk pendidik atau pengajar di kelas universitas biasanya. Jenis jurnal bisa kualitatif ataupun kuantitatif. Yang terpenting jurnal yang dibuat bukanlah hasil dari plagiat dan dapat dipertanggung jawabkan keilmuannya karena bisa saja jurnal yang dibuat akan dijadikan panutan atau referensi oleh mahasiswa.

Mengenai daftar jurnal internasional bereputasi memang memiliki sejarah yang cukup menarik hingga jenis jurnal tersebut bisa ada dan tercipta di dunia akademik. Jurnal yang menggunakan jenis Thomson, Scoupus dan Microsft akademik search adalah jurnal yang berisi atau membahas mengenai ilmu pengetahuan yang dilakukan penelitian secara langsung oleh orang yang sedang melakukan penelitian tersebut. dalam mencari referensi tentang jurnal ini, diharapkan untuk mempunyai aplikasinya yang bisa Anda dapatkan dengan mudah di internet. Bagi yang baru pertama kali membuat jurnal ilmiah, pelajarilah semua hal dengan penuh hati-hati.

Selain mencari refensi mengenai jurnal yang berkaitan dengan karya ilmiah Anda, daftar jurnal internasional bereputasi tersebut juga memiliki fungsi yang lain, yaitu fungsi registrasi. Apa saja yang bisa Anda dapatkan dalam fungsi registrasi ini?

Untuk yang pertama, penulis dapat mendaftarkan hasil penelitiannya pada masing-masing jenis jurnal yang tela tercantum.

Selain itu juga, penulis berhak untuk mendapatkan hak cipta dalam ide-ide dan penelitiannya.

Dengan adanya hak cipta, orang lain tidak bisa dengan mudah untuk mengambil dengan semena-mena jurnal yang Anda buat. Apabila ada orang lain yang mengambil referensi dari jurnal yang telah Anda buat itu, harus ada copyright dengan mencantumkan catatan kaki dalam jurnal itu. Dengan fungsi registrasi juga tidak bisa menunda pendaftaran jurnal agar terhindar dari pencurian hak cipta.
Kemudian, jurnal juga memiliki fungsi distribusi.

Distribusi yang dimaksud di sini adalah mendistribusikan hasil penelitian. Jadi, setelah jurnal yang Anda buat terdaftar pada salah satu jenisnya, maka si peneliti tersebut diharuskan untuk mempresentasikan hasil penelitiannya kepada para pelaku akademik.


JURNAL ARJUNA DAN SINTA

Untuk itulah, selain melakukan penelitian Anda juga harus mempersiapkan bahan presentasi yang akan disampaikan untuk menjelaskan hasil penelitiannya. Jurnal ilmiah yang didistribusikan juga harus dalam konten yang tepat.

Kalau bisa mempresentasikannya di pelaku akademik dari golongan yang sesuai dengan tema karya ilmiah yang Anda ambil. Bagaimana?

Apakah Anda sudah paham dengan daftar jurnal internasional bereputasi ini?
Cobalah untuk membuatnya untuk bisa lebih memahaminya.


*** Fandi Media ***

0 Response to "Mengenali index Jurnal Thomson, Scopus dan Microsoft Akademik Search"

Post a comment